Cara Mudah Menurunkan Demam Panas Tanpa Obat

Sewaktu-waktu tubuh dapat mengalami demam panas terutama di musim panca roba. Pada kenyataannya, demam panas bukanlah penyakit melainkan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi virus. Saat demam, suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38 derajat Celcius. Cenderung lebih tinggi saat di malam hari dibandingkan pada pagi yang dapat membuat tubuh menggigil kedinginan.

Tapi tidak perlu khawatir, panas akibat demam merupakan suatu hal yang normal dan tidak melulu di kaitkan dengan penyakit serius. Tapi panas tinggi yang mengakibatkan kepala pusing/berat, sakit tenggorokan hingga diare muntah-muntah, sebaiknya langsung berobat ke dokter.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat deman panas yang normal, kamu dapat melakukan beberapa hal praktis dirumah tanpa memerlukan tambahan obat-obatan.

1. Mengatur Suhu Ruangan Senyaman Mungkin

Suhu normal ruang 25 derajat Celcius saat sehat bisa jadi sangat dingin saat tubuh demam panas. Tanpa perlu memakai pakaian tebal-tebal, kamu hanya perlu mengatur suhu ruangan senyaman-nyamannya sehingga kamu tidak merasa dingin atau kepanasan. Istilahnya mengatur suhu pendingin ruangan sehingga suhu ruangan netral terasa netral saat kamu demam panas.

Sebaliknya, jika kamu tidak memakai AC, sebaiknya meniupkan kipas angin ke arah lain. Karena semprotan angin secara terus menerus dapat membuat suhu tubuh berubah-rubah dan cenderung membuat demam panas meninggi.

2. Memakai Pakaian Tipis Yang Dapat Diganti Setiap Saat

Pada dasarnya, saat suhu tubuh jauh dari suhu normal, tubuh memiliki cara tersendiri untuk membuat suhu tubuh tetap stabil. Tubuh manusia secara tidak langsung melepas kelebihan panas tersebut melalui pori-pori atau keringat. Saat kita memaksakan memakai pakaian yang tebal, suhu tersebut akan terkungkung tanpa pelepasan.

Saat kamu sedang demam panas, sebaiknya memakai pakaian ala kadarnya. Contoh, menggunakan kaos dan celana panjang serta kaos kaki agar lebih nyaman. Jangan lupa untuk menyiapkan pakaian kering yang siap diganti saat baju terasa basah akibat banyak mengeluarkan keringat.

3. Minum Air Yang Banyak, Terutama Saat Demam Tinggi

Saat demam, kamu akan banyak di anjurkan oleh dokter untuk minum air yang banyak. Selain mengganti cairan tubuh yang terus-menerus keluar, air juga bermanfaat untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh. Saat kamu demam, daya tahan tubuh terus bekerja membunuh virus penyakit dan salah satu jalur pembuangannya adalah dengan membuang air seni.

Tapi jangan berarti kamu harus terus minum air ya, kamu hanya cukup minum sesuai yang tubuh kamu perlukan alias tidak sampai kembung.

4. Makan Buah Buahan Sebagai Hidangan Pembuka

Pilihlah buah-buahan yang kaya akan vitamin C sebagai makanan pembuka. Selain membuatmu lebih segar, buah-buahan yang kaya akan vitamin C dapat membantu fungsi kekebalan tubuh untuk berkerja secara optimal. Contoh buah yang memiliki kandungan vitamin C antara lain, jeruk, semangka, buah berry dan melon.

Cobalah untuk mengurangi makanan berat dengan membuat kamu kenyang terlebih dahulu dengan buah-buahan. Hal ini dikarenakan tubuh akan membakar energi untuk memproses makanan lebih banyak ketimbang melawan agen-agen penyakit yang ada di dalam tubuh.

5. Berendam Dengan Air Hangat Tanpa Membasahi Kepala

Menurut kepercayaan saat orang sedang demam atau sakit panas, tidak di anjurkan untuk mandi keramas. Hal ini ada benarnya dikarenakan perubahan suhu yang mendadak dapat mengakibatkan demam semakin parah. Namun berendam air hangat atau panas tanpa membasahi kepala memiliki banyak manfaat.

Saat tubuh sedang menggigil, berendam di air hangat dapat membantu kamu lebih rileks. Selain itu, suhu panas dari uap air akan meningkatkan suhu tubuh dan memaksa keringat keluar dari tubuh. Hal ini dapat membantu tubuh menurunkan suhu sekaligus membantu proses dehidrasi akan kamu banyak minum air.

You may also like...